Terbaik Premier League Bulan Oktober

LONDON – Frank Lampard makin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu ikon Premier League.

Frank Lampard

Frank Lampard

Gelandang Chelsea itu dinobatkan sebagai pemain terbaik Premier League 2008/2009 edisi Oktober. Award atau penghargaan itu menjadi koleksi ketiga Lampard selama karirnya di Premier League. Terpilihnya Lampard bisa dimaklumi karena aksi pemain 30 tahun tersebut sepanjang bulan lalu mengesankan. Salah satunya, gol gelandang timnas Inggris itu ke gawang Hull City di Stadion KC (29/10). Gol pada detik ke-142 itu masih menjadi gol tercepat Premier League hingga pekan ke-12. Selama Oktober, Lampard mengoleksi dua gol dan mengantarkan The Blues -sebutan Chelsea- meraih tiga di antara empat kemenangan. “Penghargaan ini membuat saya terpacu tampil lebih baik lagi. Terlebih, saya terakhir meraihnya pada tiga tahun lalu,” kata Lampard yang sudah mengemas lima gol di Premier League musim ini sebagaimana dilansir Sky Sports.

Sebelum Lampard, pemain Chelsea lainnya, Deco, terpilih sebagai pemain terbaik edisi Agustus lalu. Koleksi penghargaan individu pemain Chelsea makin bertambah setelah Nicolas Anelka juga mendapatkan award dari sponsor Premier League (Barclays) karena menjadi pemain pertama yang mencetak sepuluh gol musim ini.

Rafa Benitez

Rafa Benitez

Jika pemain terbaik Oktober menjadi milik Lampard, gelar pelatih terbaik disematkan kepada arsitek Liverpool Rafael Benitez. Bagi Benitez, penghargaan itu merupakan yang keempat sejak dirinya berkiprah di Premier League empat musim terakhir bersama The Reds -julukan Liverpool. Sepanjang Oktober, Benitez sukses membawa Liverpool menyapu bersih kemenangan di empat laga.

Published in: on Minggu, 16 November 2008 at 8:40 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , ,

EPL jadi liga termahal musim ini

TRANSFER Robinho ke Manchester City dan Dimitar Berbatov ke Manchester United (MU) benar-benar

Robinho

Robinho

sensasional. Deal yang terjadi pada detik-detik penutupan bursa transfer tersebut menjadi dua besar transfer termahal di Eropa, bahkan dunia, musim ini. Tidak hanya itu, nilai pembelian dua pemain tersebut sekaligus mendongkrak rekor transfer yang dicatat klub Premier League sepanjang sejarah.

Sebagaimana dikutip dari badan survei Deloitte, klub Premier League musim panas ini mencatat transaksi transfer hingga 500 juta pounds atau sekitar Rp 8,3 triliun. Jumlah tersebut naik 30 juta pounds dari transaksi tahun lalu dan itu terbantu berkat transfer injury time Robinho dan Berbatov.

”Nominal itu sangat jauh dibandingkan pengeluaran klub di liga lain di dunia,” kata Paul Rawnsey, direktur bagian bisnis olahraga Deloitte, sebagaimana dilansir Reuters.

Dengan kata lain, Premier League masih menjadi liga termahal sejagat. Tak sekadar mahal, dari sisi prestasi,

Dimitar Berbatov, pembelian terakhir Manchester United musim ini

Dimitar Berbatov, pembelian terakhir MU

Premier League termasuk sukses dengan prestasi di kompetisi terbaik antarklub Eropa, Liga Champions. Musim lalu, United menjadi yang terbaik dan lolosnya empat klub Premier League di perempat final menjadi sejarah tersendiri.

”Efek lainnya dari rekor transfer ini tentu saja dari sisi ekonomi dan pajak yang menguntungkan pemerintah Inggris,” kata Rawnsey.

Selain City dan United yang memecahkan transfer di klub masing-masing, Everton mencetak rekor serupa di detik-detik terakhir bursa transfer kemarin. Banderol 15 juta pounds (kurang lebih Rp 250 miliar) untuk gelandang Standard Liege (Belgia) Marouane Felliani menjadi rekor transfer klub berjuluk The Toffees itu.