Tevez diminati Moratti

Inter Milan tidak berhenti berburu amunisi baru. Setelah dikabarkan mengincar striker Chelsea Didier

Carlitos Tevez, diminati Mourinho

Carlitos Tevez, diminati Moratti

Drogba, Nerazzurri -sebutan Inter Milan- kini diberitakan mengalihkan perburuan dengan mengejar striker Manchester United Carlos Tevez. Direktur Olahraga Inter Milan, Marco Branca, dan agen pemain Jorge Mendes sebelumnya berangkat ke Inggris untuk bernegosiasi dengan Chelsea mengenai Drogba. Namun, Massimo Moratti, presiden Inter Milan, langsung membatalkan pertemuan tersebut. Dia tidak tertarik dengan pemain internasional Pantai Gading itu. Performa Drogba musim ini drop. Musim ini, bomber timnas Pantai Gading tersebut baru bisa mencetak satu gol untuk Chelsea. Gazzetta dello Sport melansir, Moratti lebih suka memberikan tawaran kepada Tevez. Pemain 24 tahun asal Argentina itu memang masih berstatus pinjaman di Manchester United. Kontraknya akan habis pada Juni 2009. Hingga saat ini belum ada pembicaraan lanjut tentang kontrak Tevez di Old Trafford. Dia semakin jarang mendapatkan posisi starter setelah United mendatangkan Dimitar Berbatov dari Tottenham Hotspur awal musim lalu. Tevez juga diincar Real Madrid. “Drogba bukan prioritas kami meski ingin bergabung dengan Inter,” cetus Moratti seperti dilansir Channel4. “Saya bahkan tidak tahu tentang perjalanan Marco Branca ke London. Saya akan minta penjelasan dari dia,” sambungnya.

Jimmy Briand, calon pengganti Drogba

Jimmy Briand, calon pengganti Drogba

The Blues -sebutan Chelsea- dikabarkan telah menyiapkan pengganti Drogba, bila penyerang asal Pantai Gading itu hengkang dari Stamford Bridge. Siapa dia? Jimmy Briand, striker 23 tahun asal Rennes, klub Ligue 1 (Divisi Utama Liga Prancis). Briand siap digaet Chelsea pada transfer window Januari nanti. Banderolnya lumayan mahal, yakni 15 juta pounds atau sekitar Rp 296 miliar (kurs 1 pounds = Rp 19.601). ”Jimmy Briand ada di urutan pertama daftar penyerang yang diburu Chelsea saat ini,” ujar sumber di internal Chelsea kepada BBC.

Langkah The Blues itu adalah balasan atas tindakan Drogba pada Selasa lalu (25/11). Yakni, Drogba dan agennya, Pierre Frelot, mengadakan pertemuan segi tiga rahasia di sebuah restoran di Fulham dengan Direktur Teknik Inter Milan Marco Branca dan Jorge Mendes, agen pelatih Inter Jose Mourinho.

Pada perkembangan yang sama, Presiden Paris Saint-Germain (PSG) Charles Villeneuve juga menyatakan bahwa Briand bakal hijrah ke Inggris. PSG sejatinya juga menginginkan Briand sejak musim lalu. Tapi, mereka terbentur banderol Briand yang tinggi.

”Dari ucapan agennya, Briand ingin ke Inggris. Chelsea atau mungkin Manchester United ada dalam benaknya,” beber Villeneuve kepada L’Equipe.

Buffon tidak tergiur dengan tawaran City

Kiper Italia itu menjadi sasaran berita karena beredarnya gosip yang menyebutkan City berani untuk

Buffon, tertawa mendengar tawaran City untuk dirinya

Buffon, tertawa mendengar tawaran City untuk dirinya

melakukan pembobolan bank sebesar $100 juta untuk menarik Buffon dari Turin.

“€70 juta ($100 juta) adalah jumlah yang sangat banyak dan Gigi layak dihargai setiap sen dari uang itu,” kata Amauri tentang rekan barunya itu.

La Vecchia Signora membeli Buffon dari Parma dengan harga $64 juta pada 2001, tetapi dengan gelar Serie A Italia, Piala Italia, dan Liga Champions berada dalam jangkauan, tampaknya sulit bagi Juve untuk melepas kiper andalannya itu.

“Tetapi, Juve sangat membutuhkan Buffon dan saya pikir kita harus mencegah kepergiannya. Buffon baik-baik saja di Turin, dia tak perlu pindah,” lanjut Amauri.

Spekulasi di pasar transfer berubah menjadi liar menyusul pengalihan kepemilikan Manchester City dari Thaksin Shinawatra ke tangan Dr Sulaiman Al Fahim, pemimpin Abu Dabhi United Grup (ADUG). Al Fahim memperlihatkan kekuatan dananya dengan mendapatkan Robinho dari Real Madrid, beberapa jam sebelum pasar transfer ditutup.

Claudio Ranieri

Claudio Ranieri

Pelatih Claudio Ranieri memperingatkan Manchester City bahwa tidak ada harga yang pantas untuk Gianluigi Buffon. Menurut Ranieri, dirinya pernah mengatakan hal serupa kepada Roman Abramovich. Terbuki, kata mantan pelatih Chelsea itu, Abramovich belum bisa membangun dream team yang diinginkan. Padahal, Chelsea memiliki semua pemain berbakat hebat.

Ranieri adalah pelatih pertama yang diberikan banyak uang oleh Abramovich untuk membeli pemain. Ia membeli banyak pemain hebat dari klub-klub Seri A Italia. Ketika Jose Muorinho datang menggantikannya, pemain itu banyak tak terpakai.

Buffon dikabarkan tertawa mendengar kabar dirinya dihargai £60 juta ($100 juta) oleh Manchester City. Dia mengatakan tidak akan tergoda dengan tawaran setinggi itu.